Padang, Sumatera Barat – Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Menyikapi hal tersebut, Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) Sumatera Barat terus mendorong lembaga pendidikan di bawah naungannya untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan budaya Minangkabau.
Ketua PERTI Sumbar menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Namun, pemanfaatan teknologi harus tetap diarahkan untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, berpengetahuan luas, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, berbagai madrasah, pesantren, dan lembaga pendidikan Islam saat ini telah mulai mengadopsi sistem pembelajaran berbasis digital. Penggunaan perangkat komputer, internet, aplikasi pembelajaran, hingga media sosial edukatif menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar.
“Teknologi harus menjadi alat untuk memperkuat pendidikan, bukan menggantikan nilai-nilai agama dan karakter yang menjadi fondasi utama pendidikan Islam,” ujarnya.
Tantangan dan Peluang
Di tengah kemajuan teknologi, lembaga pendidikan Islam menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur digital, akses internet yang belum merata, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi.
Meski demikian, peluang yang tersedia juga sangat besar. Melalui teknologi, siswa dapat mengakses sumber belajar dari berbagai belahan dunia, mengikuti pelatihan daring, serta mengembangkan keterampilan digital yang dibutuhkan di masa depan.
PERTI Sumbar menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan organisasi keagamaan menjadi kunci dalam mempercepat transformasi pendidikan yang berkualitas.
Program Penguatan Literasi Digital
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, PERTI Sumbar berencana meningkatkan berbagai program literasi digital bagi guru dan siswa. Program ini meliputi pelatihan penggunaan teknologi pendidikan, keamanan digital, pembuatan konten edukatif, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara bijak.
Selain itu, organisasi juga mendorong lahirnya inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang tetap mengedepankan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kearifan lokal Minangkabau.
Menyiapkan Generasi Masa Depan
Pendidikan Islam di Sumatera Barat memiliki sejarah panjang dalam mencetak tokoh-tokoh bangsa. Dengan dukungan teknologi yang tepat, PERTI Sumbar optimistis generasi muda akan mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas budaya dan agama.
Melalui sinergi antara pendidikan, teknologi, dan nilai-nilai Islam, PERTI Sumbar berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi era digital.




